Penyebab batuk berdahak berkepanjangan saat hamil dan tips mengatasinya



Apakah pernah mengalami batuk darah? Batuk lama lebih dari 3 minggu perlu diwaspadai sebagai tuberkulosis. 

Tuberkulosis disebabkan karena infeksi M tuberculosis. Gejalanya adalah batuk lama lebih daru 3 minggu berdahak, batuk darah, demam, penurunan berat badan, penurunan nafsu makan, nyeri dada, sesak napas, dan keringat malam. Pemeriksaan yang dilakukan adalah dengan tes cepat molekuler, tes dahak BTA, dan rontgen bila perlu. Penanganannya adalah dengan obat anti tuberkulosis (OAT) selama minimal 6 bulan.

Namun selain karena tuberkulosis, batuk lama juga bisa disebabkan karena beberapa kondisi lain, seperti:
  • Efek samping beberapa jenis obat
  • Asma
  • Penyakit paru obstruktif kronis
  • Penyakit asam lambung
  • Bronkitis
  • Bronkiolitis
  • Bronkiektasis
  • Gagal jantung
  • Keganasan
  • Infeksi covid-19
Apakah Anda sudah pernah periksa ke dokter paru secara langsung? Mengingat saat ini Anda sedang hamil, akan lebih baik bila Anda berkonsultasi langsung dengan dokter paru supaya bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan agar bisa diberikan penanganan yang lebih tepat. 

Pastikan menerapkan protokol pencegahan covid selama pemeriksaan dengan memakai masker, jaga jarak dengan pasien lain, hindari menyentuh benda yang tidak diperlukan, dan ketika pulang langsung mandi dan ganti baju.

Beberapa tips yang bisa Anda lakukan:
  1. Istirahat cukup
  2. Hindari asap rokok
  3. Usahakan pencahayaan dan ventilasi di rumah dalam kondisi baik
  4. Banyak minum air putih
  5. Konsumsi makanan sehat dan bergizi
  6. Hindari makanan berminyak, gorengan, dan makanan terlalu manis
  7. Beri jarak 2 jam bila ingin berbaring setelah makan
  8. Hindari stress
  9. Olahraga ringan bila diperbolehkan oleh dokter kandungan
  10. Hindari konsumsi sembarang obat selama hamil
  11. Konsumsi minuman hangat untuk membantu melegakan tenggorokan

Semoga bisa membantu Anda,
Terima Kasih

Post a Comment

Previous Post Next Post